Assalamualaikum Mr. Kim _Part 2! Friend Of My Brother
Hari sudah semakin sore dan Laki-laki berparas tampan dibalik meja kantornya sedang berkutat dengan beberapa berkas yang harus dia tanda tangani, Taehyung.
Kim Taehyung, seorang pria yang sudah sukses dan mapan diumur yang masih menginjak kepala 2, berprofesi sebagai direktur disebuah perusahaan milik keluarga yang semakin lama semakin berkembang dengan pesat setelah beralih ke tangannya.
Tokk.. Tokk.. Tokk...
"Masuk"
Klek.....
Terdapat seorang namja tampan dengan setelan kantor rapi dan jas hitam yang pas ditubuh tegapnya.
"Assalamualaikum." Ucap namja itu.
"W~wa.. wa'alaikum s~salam" jawab Taehyung dengan terbata-bata kepada namja yang baru saja masuk kedalam ruangannya, Joshua.
"Alhamdulillah.. kamu sudah mau jawab salam aku.. meskipun masih terbata-bata." Ucap Joshua sambil tersenyum dan itu membuat matanya menyipit.
"Iya Shua.. aku mau belajar tentang agama mu sedikit-sedikit." Cercah Taehyung.
"Alhamdulillah.. aku akan ajari apa yang kamu mau pelajari Tae-ah."
Taehyung tersenyum kearah Joshua sembari berdiri dan meninggalkan berkas-berkas yang belum sepenuhnya selesai dia tanda tangani, diapun mengajak Joshua untuk duduk di sofa yang ada di ruangannya.
"Ah ya.. ada urusan apa kamu mampir ke kantorku?" Tanya Taehyung.
"Aku hanya ingin mengunjungi mu, Bobby dan Jimin, tapi aku tidak bertemu dengan mereka sama sekali saat aku berjalan keruangan mu." Jawab Joshua.
Taehyung melihat jam tangan yang berada di tangan sebelah kanan.
"Jimin tadi izin padaku untuk pulang lebih awal.. karena dia akan ke Busan menjenguk neneknya yang sedang sakit, mungkin sekarang dia sedang perjalanan ke busan dan Bobby dia sedang ada pekerjaan di Daegu." Ucap Taehyung menjelaskan pada Joshua.
Joshua mengangguk paham.
"Shua aku tau sebenarnya tidak hanya itu alasan kamu datang kekantor ku." Ujar Taehyung.
"Iyaa.."
Joshua tersenyum karena Taehyung tau maksud bahwa dia datang tidak hanya untuk mengunjungi para sahabatnya saja, tetapi ada maksud lain.
"Sebenarnya aku ingin mengajak kalian bertiga untuk makan malam di rumahku." Kata Joshua.
"Makan malam? Ada acara apa?" Tanya Taehyung
"Ulang tahun adik ku.. jadi eomma mengundang kalian bertiga untuk makan malam, hanya makan malam." Jawab Joshua.
"Ah begitu tapi sepertinya hanya aku yang bisa datang."
Taehyung menunjukan senyuman konyolnya pada Joshua dan itu membuat kesan tegas dan berwibawa dalam dirinya runtuh begitu saja. Yah Taehyung hanya menunjukan sifat-sifatnya yang konyol pada sahabatnya, bahkan pada adik-adik dan juga orangtuanya dia menunjukan sifatnya yang dewasa dan juga tegas.
"Yah begitu lah..."
****
Dua mobil mewah tengah memasuki halaman rumah mewah bergaya klasik yang merupakan tempat tinggal keluarga Hong.
Setelah dua mobil itu terparkir dengan rapi tak berapa lama keluarlah dua namja tampan dari masing-masing mobil tersebut.
"Kajja masuk."
Joshua dan Taehyung berjalan menuju pintu utama kediaman keluarga Hong, setelah sampai didepan pintu Joshua pun membuka pintu rumah dengan perlahan.
"Assalamualaikum." Salam Joshua saat memasuki rumahnya, dan Taehyung mengikuti apa yang Joshua lakukan dengan suara lirih.
"Wa'alaikumsalam" sahut seseorang dari ruang keluarga.
Saat Joshua dan Taehyung memasuki ruang keluarga merekapun bertemu dengan sesosok gadis cantik yang mengenakan kerudung sedang membaca sebuah buku dengan serius.
"Seul-ah kamu disini?" Tanya Joshua pada adiknya, Wooseul.
Yah adik Joshua adalah Wooseul, Hong Wooseul. Ah ya Joshua dan Wooseul memiliki darah Indonesia yang mengalir dari darah eomma mereka, dan mereka berdua juga appa mereka memeluk agama yang sama dengan eomma mereka, Islam.
"Ternyata oppa yang pulang." Ucap Wooseul sembari berdiri lalu mencium tangan Joshua.
"Ne.. kamu kira siapa?" Tanya Joshua.
"Wooseul kira appa dan eomma." Jawab Wooseul yang kembali duduk di sofa.
"Memang mereka kemana? Ah ya Tae-ah duduk lah." Ucap Joshua sembari duduk disebelah Wooseul dan kemudian disusul oleh Taehyung yang duduk di sofa yang berada dihadapan mereka.
"Mereka sedang pergi entah kemana, padahal tadi Wooseul baru saja pulang kuliah... Mereka meninggalkan Wooseul sendirian." Ujar Wooseul.
"Ah begitu.. oh ya Seul-ah bisa buatkan minuman untuk teman oppa?" Tanya Joshua.
"Ne.."
Wooseul berlenggang pergi menuju dapur untuk membuatkan sesuatu untuk Taehyung.
"Dia adikmu yang berulang tahun itu?" Tanya Taehyung.
"Ne.. Wae?" Tanya balik Joshua.
"Dia cantik.. luar biasa cantik boleh aku mendekatinya?"
"Boleh, tapi kamu Taukan batasannya.. jika dia tertarik pada mu kamu boleh melamarnya langsung."
"Melamar? Tapi......."
"Tapi kamu harus benar-benar masuk Islam dan jadi imam yang baik untuk dia!"
Taehyung mengangguk paham.
Wooseul datang dengan membawa 2 gelas minuman untuk Taehyung dan Joshua.
"Silahkan diminum oppa." Ujar Wooseul sembari mendudukkan diri disebelah Joshua, lalu berkutat dengan buku yang tadi dia baca lagi.
"Ne gomawo." Jawab Taehyung.
"Seul-ah" panggil Joshua.
"Ne oppa?" Sahut Wooseul.
"Oppa belum mengenalkan mu pada teman oppa ini."
Wooseul memandang kearah Joshua sebentar lalu beralih memandang Taehyung sembari tersenyum.
"Ah ya.. Wooseul belum pernah bertemu dengannya, apa dia juga teman Jimin oppa dan Bobby oppa?" Ucap Wooseul.
"Ne... Bahkan dia atasan mereka, namanya Kim Taehyung... Tae-ah kamu sudah taukan nama adikku."
Taehyung mengangguk menanggapi perkataan Joshua.
"Salam kenal Tae oppa." Ujar Wooseul dan dibalas senyuman dari Taehyung.
"Ah ya Taehyung ini sama seperti Jimin dan Bobby berbeda agama dengan kita, tapi dia tertarik dengan agama kita dan ingin mempelajarinya." Ucap Joshua.
"Alhamdulillah Wooseul mau bantu Tae oppa."
"Gomawo."
##########
WooKim✌✌

0 Response to "Assalamualaikum Mr. Kim _Part 2! Friend Of My Brother"
Post a Comment