-->

Assalamualaikum Mr. Kim _Part 9! Competition


Sesampainya Taehyung dan Mingyu dirumah mereka, Mingyu langsung menodongkan segudang pertanyaan pada Taehyung.
"Hyung kenal dengan Wooseul? sejak kapan hyung? Sedekat apa hyung dengan Wooseul?" Tanya Mingyu.
"Aku bersahabat dengan kakaknya dan keluarganya lah yang pernah aku cerita kan pada mu dan juga Hanbin.. Aku juga tertarik untuk mengenal agamanya. Aku berniat Untuk melamar Wooseul dan menjadikanya istri ku jika aku sudah mengenal agama mereka dan pindah ke agama mereka." Jelas Taehyung.
"Hyung yakin? Dan hyung sudah sejauh itu?"
"Ya Mingyu-ya."
Saat asik berbincang tiba-tiba Hanbin datang dan ikut bergabung pada obrolan Taehyung dan Mingyu.
"Ada apa ini? Serius sekali kalian?" Ucap Hanbin.
"Anniya hyung, Tae hyung ternyata sudah mengenal cukup lama wanita yang aku cerita kan waktu itu."
"Lalu kenapa Mingyu-ah? Apa salahnya kalau Tae hyung kenal dengan wanita itu?"
"Masalahnya hyung aku tertarik dengannya, tapi Tae hyung berniat untuk melamarnya dan menjadikannya istri."
"Mingyu-ya dengar, maaf jika kamu juga menyukai Wooseul dan aku sudah lama mencintai nya dalam diam."
"Sebentar siapa namanya?" tanya Hanbin.
"Wooseul, nama lengkapnya Hong Wooseul."
"Hyung punya fotonya? Boleh aku lihat?" tanya Hanbin.
"Tunggu sebentar.."
Taehyung berkutat dengan ponselnya mencari salah satu foto Wooseul yang sengaja dia ambil saat mereka pergi bersama.
Taehyung menyodorkan ponselnya kearah Hanbin dan Hanbin terkejut melihatnya.
"Hyung, benar ini Hong Wooseul yang akan hyung lamar?" Tanya Hanbin dan dibalas anggukan oleh Taehyung dan Mingyu.
"Ah jinja, hyung aku juga mengenal dia dan dia juga yang menarikku saat aku akan bunuh diri, dan aku juga mencintainya." Hanbin tertunduk lemah.
****
"Apa? Wah yang benar saja, kalian bertiga menyukai wanita yang sama?" Ucap Jimin.
"Jimin-ah kurasa pesona seorang Hong Wooseul benar-benar kuat sampai ketiga anak kolongmerat keluarga Kim yang terkenal tampan ini jatuh hati pada wanita berhijab itu." Ujar Bobby.
"Yah kalian tau sendiri Wooseul perempuan yang sederhana, anggun, cantik, dan juga baik hati. Dan aku mewajari kalau adik-adik ku juga menyukainya dan bahkan mencintainya. untuk Hanbin seorang Wooseul adalah wanita baik hati penyelamat hidupnya, dan untuk Mingyu dia wanita pertama yang bisa membuat adik ku itu jatuh cinta dan berhenti menjadi seorang Playboy. Wooseul punya kesan tersendiri pada adik-adik ku." Jelas Taehyung.
"Jadi mau mu?" Tanya jimin.
"Aku tidak akan melarang adikku mencintai Wooseul, kami harus bersaing secara sehat dan harus tetap akrab seperti sebelum kita jatuh cinta pada orang yang sama. Untuk masalah siapa yang akan dipilih Wooseul kita harus menerima nya dengan lapang dada tanpa merusak ikatan keluarga kita."
"Taehyung memang sangat dewasa." Sahut Bobby.
"Yakk aku sudah 24 tahun, memang sepatutnya aku berpikir dewasa."
Bobby hanya menunjukkan senyumnya.
~clekk
Mendengar suara pintu dibuka ketiga orang itu melihat kearah pintu.
"Oh kalian berkumpul disini? Apakah ada rapat? Aku datang disaat yang salah yah maaf tidak mengetuk pintunya terlebih dahulu." Ucap seorang perempuan berambut pirang yang asal masuk keruangan milik Taehyung tanpa permisi.
"Hey nayeon-ssi aku tau kau sekertaris Taehyung tapi bisakah kamu sedikit sopan? Memang.. kau, aku, jimin dan Taehyung sudah berteman sejak kecil tapi ini kantor dan Taehyung atasan mu. Ku harap kau mengerti maksudku." Amuk Bobby
"Ne maafkan aku." Perempuan bernama nayeon pun kembali keluar dari ruangan.
"Tae-ah kau betah sekali dengan sekertaris macam dia." Ciut Jimin
"Dia teman kita dari kecil, jika dibilang tidak betah yah memang.. dia sering mengusik ku, dan kadang mengganggu jam kerja ku."
"Tae kau harus tegas sedikit jangan seperti ini Tae."
"Sudahlah selama dia tidak merugikan ku, biarkan saja."
"Dia akan merugikan mu suatu saat nanti."
****
"Hai." Sapa Chanwoo yang duduk di samping Wooseul yang tengah berbaring.
"Hai oppa." Jawab Wooseul.
"Sudah mendingan belum? Kapan kamu mau aktivitas seperti biasa?"
"Aku masih takut."
"Takut apa? Anak-anak yang menyekap mu sudah di keluarkan dari sekolah sayang. Ini sudah 2 Minggu setelah kejadian itu, mau sampai kapan seperti ini? Joshua hyung mengkhawatirkan mu. Tae hyung juga, jadi cepatlah beraktivitas."
"Ne, maaf membuat kalian semua khawatir."
"Aku akan menjagamu lebih ketat lagi, tidak akan meninggalkan adik cantik ku ini sendirian jika menunggu seseorang"
Wooseul hanya mengangguk dan tersenyum.
"Jadi...?" Tanya Chanwoo menggantung.
"Apa oppa?" tanya Wooseul.
"Haish, jadi sayang kamu mau kembali beraktivitas dan pergi ke kampus lagi kapan?"
"Ohh" Wooseul hanya ber-oh ria. "Biar ku pikir kan lagi deh" ucap Wooseul.
~Takkk
"Aww.. Sakit oppa, Chanwoo oppa jahat" Wooseul mengusap keningnya, ya tadi Chanwoo menyentil kening Wooseul karena jawaban Wooseul yang membuat dia kesal.
"Besok saja kamu balik aktivitas ke kampus, titikkkk.. no komen." Setelah Chanwoo mengatakan keputusan dia langsung pergi meninggalkan Wooseul yang masih mengusap keningnya dan juga sedang merasa tidak terima dengan keputusan Chanwoo.
"Tau gitu gak usah tanya aku oppa." Wooseul sedikit meneriaki Chanwoo tapi Chanwoo mengabaikan nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
WooKim✌️✌️

0 Response to "Assalamualaikum Mr. Kim _Part 9! Competition"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel